Wanita Tangguh di Era Modern: Kiprah dr. Jansje Grace Makisurat Menginspirasi Perempuan PPU
PENAJAM – Sosok dr. Jansje Grace Makisurat, M.H., bukanlah nama yang asing di tengah masyarakat maupun lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Perempuan yang akrab disapa dr. Grace ini dikenal sebagai figur tangguh yang konsisten menunjukkan dedikasi dan profesionalisme dalam setiap amanah jabatan yang diembannya.
Perjalanan karier dr. Grace dimulai dari bawah sebagai dokter umum, baik di perusahaan swasta maupun praktik mandiri. Dengan komitmen tinggi terhadap pelayanan kesehatan, ia kemudian dipercaya memimpin satu-satunya rumah sakit umum daerah di PPU, yakni RSUD Ratu Aji Putri Botung.
Selama menjabat sebagai Direktur RSUD, dr. Grace berhasil melakukan berbagai pembenahan signifikan. Mulai dari peningkatan kualitas layanan kesehatan, penguatan sistem manajemen rumah sakit, hingga penataan sumber daya manusia (SDM). Berbagai inovasi yang diterapkan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat, menjadikan RSUD Ratu Aji Putri Botung terus berkembang sebagai fasilitas kesehatan rujukan di daerah.
Tak berhenti di situ, kiprah dr. Grace berlanjut ketika ia dipercaya memimpin Dinas Kesehatan Kabupaten PPU. Di posisi tersebut, ia kembali menunjukkan kapasitas kepemimpinannya melalui berbagai program dan inovasi di sektor kesehatan, baik dalam upaya promotif, preventif, hingga peningkatan akses layanan bagi masyarakat.
Kini, dr. Grace kembali mengemban amanah baru sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten PPU. Peran ini semakin menegaskan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan perempuan dan perlindungan kelompok rentan di daerah.
Dalam momentum peringatan Hari Kartini, dr. Grace menegaskan bahwa perempuan masa kini memiliki peluang yang luas untuk berkontribusi di berbagai bidang.
“Perempuan masa kini bukan lagi hanya berperan di ranah domestik, tetapi telah mampu berkarier di segala bidang, baik pemerintahan maupun swasta, dengan dukungan pendidikan tinggi. Inilah esensi Kartini masa kini yang harus kita rayakan bersama dengan cara mengambil bagian untuk terus berinovasi bagi daerah,” ungkapnya.
Menurutnya, semangat Kartini harus terus dihidupkan melalui karya nyata dan kontribusi aktif perempuan dalam pembangunan. Ia juga mendorong perempuan di PPU untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan berani mengambil peran strategis di tengah masyarakat.
Kiprah dr. Jansje Grace Makisurat menjadi salah satu contoh nyata bagaimana perempuan mampu menembus batas dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah. Dengan pengalaman lintas sektor yang dimilikinya, ia diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi perempuan, khususnya di Kabupaten Penajam Paser Utara, untuk terus berkarya dan berdaya di era modern. (*Wan/DiskominfoPPU)
Lomba HKG PKK ke-54 Tingkat Kabupaten PPU Tahun 2026, Perkuat Peran Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045
12 Mei 2026Hadirkan Inovasi, FKS PPU Luncurkan Aplikasi SIM-FKS
11 Mei 2026Bupati PPU Dukung Pemanfaatan Tanah Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat
08 Mei 2026Bupati PPU Dampingi Kunjungan Setditjen PDASRH ke Ekowisata Mangrove Kampung Baru
06 Mei 2026Bupati PPU Resmi Lepas Keberangkatan Jemaah Haji 1447 H
06 Mei 2026