IMG-LOGO
Home Semua Berita Lomba HKG PKK ke-54 Tingkat Kabupaten PPU Tahun 2026, Perkuat Peran Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045
Berita Internal

Lomba HKG PKK ke-54 Tingkat Kabupaten PPU Tahun 2026, Perkuat Peran Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

oleh ADMINISTRATOR - 12 Mei 2026 254 Views
IMG

Penajam — Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar berbagai perlombaan di Aula Lantai I Kantor Bupati, Selasa (12/5/2026).

Perlombaan diikuti kader PKK dari seluruh kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara dengan menampilkan kreativitas, kekompakan, serta antusiasme tinggi dari masing-masing peserta.

Acara tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, pengurus TP PKK, perangkat daerah, unsur perbankan, sponsor, panitia pelaksana, serta para kader PKK dari berbagai wilayah di Penajam Paser Utara.

Ketua TP PKK Kabupaten PPU, Dewi Yuliana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten PPU yang pada kesempatan itu diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, jajaran perangkat daerah, unsur perbankan, sponsor, pengurus TP PKK, panitia, hingga seluruh peserta lomba yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan dengan baik dan lancar.

Menurutnya, peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK bukan sekadar agenda seremonial tahunan, namun menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran gerakan PKK sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

“Semangat gotong royong, kebersamaan, dan kemandirian keluarga merupakan pondasi utama pembangunan bangsa yang dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan bahwa Kabupaten Penajam Paser Utara direncanakan menjadi tuan rumah pelaksanaan HKG PKK tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2027. Untuk itu, ia meminta dukungan penuh dari seluruh pihak agar Kabupaten PPU dapat menjadi tuan rumah yang sukses dan mampu membawa nama baik daerah di tingkat provinsi.

Menutup sambutannya, Dewi Yuliana mengajak seluruh peserta untuk menjadikan perlombaan sebagai ajang mempererat silaturahmi, meningkatkan kreativitas, dan memperkuat kekompakan antarwilayah.

Sementara itu, Sekda PPU, Tohar Dalam sambutannya, menyampaikan Pemerintah Kabupaten PPU tetap memberikan perhatian besar terhadap gerakan PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan keluarga dan masyarakat.

“Tema “PKK Hebat, Keluarga Sehat, Indonesia Kuat” mencerminkan optimisme bersama dalam membangun keluarga sebagai fondasi utama bangsa,” Tuturnya.

Ia menilai cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan apabila masyarakat memiliki sumber daya manusia yang unggul, sehat, cerdas, dan mampu bersaing secara global.

Tohar menjelaskan bahwa seluruh upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia berawal dari keluarga sebagai lembaga terkecil dalam masyarakat. Karena itu, PKK memiliki peran penting dalam memperkuat tata kelola keluarga, mulai dari pola asuh, kesehatan, pendidikan, hingga pengelolaan ekonomi rumah tangga.

Ia juga menyoroti pentingnya gerakan konsumsi pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi sehat dan berkualitas. 

“Ketahanan keluarga tidak selalu diukur dari besarnya pendapatan, melainkan dari kemampuan keluarga mengelola sumber daya yang dimiliki secara efektif dan bijaksana,”Jelasnya.

Selain itu, Tohar mengaitkan peran PKK dengan kebijakan nasional melalui Gerakan Indonesia Asri. Ia menekankan bahwa lingkungan rumah yang bersih, tertata, dan nyaman menjadi bagian penting dalam menciptakan kualitas hidup keluarga yang baik.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga memberikan perhatian khusus terhadap lomba-lomba yang menampilkan olahan makanan. 

“Resep-resep terbaik dari peserta lomba dapat dibukukan dan dibagikan kepada masyarakat agar manfaatnya tidak berhenti pada penilaian lomba semata, tetapi dapat diterapkan di lingkungan keluarga dan masyarakat luas,”Ucapnya.

Di akhir sambutannya, Tohar yang juga didaulat sebagai Bapak Asuh Stunting mengajak seluruh kader PKK untuk memperkuat kolaborasi dengan Posyandu dalam upaya percepatan penanganan stunting. 

Ia menekankan pentingnya deteksi dini melalui pemantauan pertumbuhan anak menggunakan Kartu Menuju Sehat (KMS), sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif sebelum kondisi stunting semakin berat.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, kader PKK, Posyandu, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan mampu menjadi bagian dari terwujudnya Indonesia Emas 2045. (*Yb/DiskominfoPPU)